Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang kembali melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) III Penyusunan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang dilaksanakan bersama Program Studi Ilmu Pemerintahan. Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam penguatan transformasi kurikulum pendidikan tinggi yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan perkembangan tata kelola publik kontemporer.
Bimtek tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Administrasi Negara, Zakaria Habib Al-Ra'zie, serta Fakhrotunnisa selaku Kepala Bidang LP3 sekaligus fasilitator kegiatan. Dalam arahannya, fasilitator menekankan bahwa implementasi kurikulum OBE tidak hanya berfokus pada perubahan struktur mata kuliah, tetapi juga menuntut keselarasan antara profil lulusan, CPL, bahan kajian, strategi pembelajaran, hingga sistem evaluasi akademik secara terintegrasi.
Fokus utama pembahasan dalam Bimtek III meliputi penyusunan ekuivalensi mata kuliah, struktur organisasi mata kuliah, matriks kurikulum, serta peta kurikulum Program Studi Administrasi Negara. Proses penyusunan dilakukan secara kritis dan sistematis untuk memastikan bahwa seluruh mata kuliah memiliki relevansi langsung terhadap profil lulusan program studi.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Pendidikan dan Pengajaran Program Studi Administrasi Negara menyampaikan bahwa hasil rumusan kurikulum OBE yang disusun menunjukkan adanya penguatan orientasi keilmuan administrasi publik yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan sektor publik modern. Reformulasi kurikulum juga diarahkan untuk mendukung profil lulusan sebagai peneliti bidang administrasi publik jenjang pertama, analis kebijakan, administrator/manajer sektor publik, pelaksana urusan publik, serta sociopreneur.
Selain melakukan penyesuaian ekuivalensi mata kuliah dari kurikulum sebelumnya, tim kurikulum juga merumuskan sejumlah mata kuliah baru yang dinilai relevan dengan tantangan administrasi publik masa kini, seperti Big Data dan Data Analitik Sektor Publik, Collaborative Governance, Governansi Digital, Formulasi Kebijakan dan Legal Drafting, hingga Digital Marketing dan Branding Sosial. Kehadiran mata kuliah tersebut diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi transformasi digital birokrasi dan dinamika kebijakan publik berbasis teknologi.
Penyusunan matriks dan peta kurikulum juga menjadi bagian penting dalam bimtek ini, sebagai upaya memastikan keterhubungan antarmata kuliah secara berjenjang dan terstruktur hingga bermuara pada ketercapaian profil lulusan. Dengan demikian, kurikulum OBE yang dirancang tidak hanya memenuhi standar akademik perguruan tinggi, tetapi juga memiliki daya respons terhadap kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan administrasi publik global.
Melalui pelaksanaan Bimtek III ini, Program Studi Administrasi Negara berharap kurikulum OBE yang sedang disusun dapat menjadi fondasi penguatan kualitas lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di era transformasi digital.