Logo

Atasi Darurat Sampah, Akademisi UNPAM Gandeng Pemerintah dan Komunitas Luncurkan Gerakan "Clean Up Serang City"

Published on: 1 Okt 2025

Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

SERANG, 01 Oktober 2025 – Persoalan sampah di Kota Serang kini memasuki tahap yang mengkhawatirkan dengan volume harian mencapai lebih dari 600 ton. Menanggapi kondisi tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang menginisiasi model kolaborasi multipihak untuk memperkuat tata kelola lingkungan melalui program Clean Up Serang City Movement.

Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Banjar Sari ini bertujuan untuk mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah secara lebih partisipatif. Berdasarkan data tahun 2024, hanya sekitar 35% masyarakat Kota Serang yang memiliki kebiasaan memilah sampah di rumah, sehingga intervensi dari berbagai pihak sangat diperlukan.

Sinergi Tiga Pilar: Pemerintah, Komunitas, dan Akademisi Program ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, komunitas Trash Ranger Banten, serta para mahasiswa. Tidak hanya sekadar aksi bersih-bersih, PKM ini berhasil melahirkan wadah koordinasi bernama Serang Bersih Collaboration Forum (SBCF). Dalam pelaksanaannya, tim akademisi berperan sebagai fasilitator yang menyediakan modul edukasi dan riset data. Sementara itu, komunitas berperan sebagai agen perubahan di lapangan, dan pemerintah memberikan dukungan regulasi serta infrastruktur.

Harapan Dosen Pelaksana Ketua Pelaksana PKM, Syarkawi, S.A.P., M.A.P., menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar masalah teknis infrastruktur, melainkan tantangan tata kelola yang membutuhkan kepercayaan dan komunikasi antar-aktor"Kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan akademisi bukan hanya solusi konseptual, melainkan kebutuhan strategis untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang adaptif dan berkelanjutan," ujar Syarkawi dalam laporannya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mengubah paradigma masyarakat. "Melalui pendekatan literasi lingkungan, kami ingin kesadaran ekologis masyarakat tumbuh dan bertransformasi menjadi perilaku konsisten dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah dari sumbernya," tambahnya.

Dampak Nyata dan Keberlanjutan Kegiatan ini membuahkan hasil konkret berupa terbentuknya dua unit bank sampah baru di wilayah mitra sebagai sarana pemberdayaan ekonomi sirkular bagi warga. Selain itu, tim PKM juga menghasilkan luaran akademik berupa artikel ilmiah terindeks SINTA untuk menyebarluaskan model kolaborasi ini agar dapat direplikasi di daerah lainMelalui gerakan ini, diharapkan Kota Serang tidak hanya menjadi lebih bersih secara fisik, tetapi juga memiliki sistem pengelolaan sampah yang inklusif dan berbasis partisipasi publik yang kuat.

Berita Relative

  • UNPAM Gelar Webinar Nasional, Dorong Desa sebagai Penggerak Pembangunan Berkelanjutan

    Administrasi Negara Kampus Serang

    20 Des 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Program Studi Administrasi Negara Universitas Pamulang Kampus Serang Gelar Rapat Kerja Bahas Penguatan Kinerja dan Implementasi Program Strategis

    Administrasi Negara Kampus Serang

    27 Jul 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Gelar Webinar Nasional dan Diseminasi Penelitian-PKM, UNPAM Soroti Gerakan Advokasi Lingkungan dan Kebijakan Publik

    Administrasi Negara Kampus Serang

    13 Jun 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Tingkatkan Tridharma Perguruan Tinggi, Universitas Pamulang Kampus Serang Jalin Kerja Sama Strategis dengan RSIA Fadhila Batusangkar

    Administrasi Negara Kampus Serang

    2 Jun 2026

    Learn more
    Featured Image